Detail Berita
BIAYA PKPA, UPPA HINGGA SUMPAH GRATIS, ORGANISASI ADVOKAT PEMBASMI SEMAKIN DICINTAI PARA SARJANA HUKUM
Pembasmi news
Jakarta 12/3/2026
Organisasi advokat Perkumpulan Badan Advokat Solidaritas Merdeka Indonesia (PEMBASMI) membuka kesempatan bagi para sarjana hukum di seluruh Indonesia untuk mengikuti Pendidikan Profesi Advokat (PKPA) melalui program beasiswa gratis yang akan dimulai pada April 2026.
Program ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam memperluas akses pendidikan profesi advokat bagi lulusan fakultas hukum yang ingin berkarier di dunia advokat namun terkendala biaya. Melalui program beasiswa ini, peserta dapat mengikuti pendidikan profesi advokat tanpa dipungut biaya pendidikan.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PEMBASMI menyampaikan bahwa program tersebut bertujuan mencetak advokat-advokat muda yang profesional, berintegritas, serta memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat dan penegakan hukum di Indonesia.
“Program beasiswa PKPA ini kami hadirkan agar para sarjana hukum dari berbagai daerah memiliki kesempatan yang sama untuk menempuh pendidikan profesi advokat. Kami ingin membuka akses seluas-luasnya bagi generasi muda hukum untuk menjadi advokat yang berkualitas,” ujarnya.
Peserta yang mengikuti program PKPA ini nantinya akan mendapatkan materi pendidikan dari para akademisi, praktisi hukum, serta advokat senior yang berpengalaman di bidangnya. Setelah menyelesaikan pendidikan, peserta juga akan dipersiapkan untuk mengikuti tahapan berikutnya dalam proses menjadi advokat, termasuk ujian profesi advokat dan proses pengangkatan serta sumpah advokat di pengadilan tinggi sesuai ketentuan yang berlaku.
Program beasiswa PKPA yang dibuka pada April 2026 ini ditargetkan dapat menjaring peserta dari berbagai provinsi di Indonesia, baik yang mengikuti secara langsung maupun melalui sistem pembelajaran yang disediakan oleh panitia.
DPP PEMBASMI berharap program ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi dunia hukum di Indonesia dengan melahirkan advokat-advokat yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap akses keadilan bagi masyarakat luas.
Pendaftaran program beasiswa Pendidikan Profesi Advokat (PKPA) ini dijadwalkan dibuka dalam waktu dekat, dan para sarjana hukum yang berminat diimbau untuk segera mempersiapkan berkas persyaratan yang diperlukan.
Menurut Muhammad Indra SH awalnya para pengurus DPP menolak usulan dari ketua umum pembasmi Dr.c.M.Firdaus Oiwobo SH SHi MH yang meminta agar pkpa,uppa hingga sumpah gratis, namun ketika diberikan masukan agar seluruh anggota organisasi advokat pembasmi harus berjiwa sosial dalam membantu para sarjana hukum yang mau menjadi advokat,akhirnya pengurus DPP pun mengamini keinginan tersebut, karena untuk seluruh biaya sudah ditanggung langsung oleh nya."saya baru ketemu seorang advokat yang bercita cita luhur seperti ini, ga berjiwa bisnis dan murni advokat sejati,makanya saya pindah dari oa lama ke pembasmi"ujar Muhammad Indra mengakhiri(Red#syh)
Komentar
Berita Terkait
Pembasmi news Suasana Pengadilan Tinggi Nusa Tenggara Barat tampak berbeda pada Rabu, 15 April 2026. Sebanyak 70 advokat dari Organisasi
Pembasmi news 14/4/2026 Ketua Umum Organisasi Advokat Pembasmi, Dr. C.M. Firdaus Oiwobo,SH.,SHi.,MH, mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh anggota agar menerapkan
Jakarta 13/4/2026 Perkumpulan Badan Advokat Solidaritas Merdeka Indonesia (PEMBASMI) kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga marwah profesi advokat dengan menentang keras